Marlupi

Hidup hanya sekali, harus berarti. Kau dilahirkan Ibumu menangis, sedang orang-orang di sekitarmu tertawa ria. Bersungguh-sungguhlah dalam menempa hidupmu, agar...

Selengkapnya
Apa Peran Guru Zaman Now?
Pendidikan.id

Apa Peran Guru Zaman Now?

Di tengah perkembangan zaman yang marak dengan teknologi, guru harus mau untuk terus belajar, dan mengup grade kompetensi dirinya agar menjadi pendidik profesional. Setiap anak ada masanya, dan setiap masa ada cerita yang berbeda. Demikian juga dengan para peserta didik. Guru yang sudah memiliki pengalaman mengajar puluhan tahun tentu akan merasakan adanya perbedaan. Cara mendidik pun demikian. Beda zaman beda cara. Cara yang dulu pernah diterapkan dan manjur untuk peserta didik pada zaman dulu, belum tentu memiliki khasiat yang sama pada masa sekarang. Apakah tanggung jawab dan tugas guru dulu dan sekarang berbeda? Tentu saja tidak, hanya saja setiap zaman memiliki ciri khusus, sehingga perannya pun berbeda. Apa peran guru zaman now?

1. Pengajar

Guru mampu menyampaikan materi pelajaran agar lebih mudah dipahami oleh peserta didik. Ini meliputi aspek pengetahuan, keterampilan maupun sikap peserta didik yang tergabung dalam satu paket utuh. Tidak hanya pengetahuan saja, atau keterampilan saja tanpa memperhatikan sikap. Ketiganya saling terkait.

2. Penghubung

Guru mampu menghubungkan antara peserta didik dengan sumber belajar, baik di dalam maupun di luar kelas. Sumber belajar untuk saat ini sangat banyak. Buku bukanlah satu-satunya sumber belajar, tetapi banyak alam di sekitar kita yang bisa dijadikan sebagai sumber belajar. Dengan demikian pembelajaran akan bersifat kontekstual. Pembelajaran yang nyata terkait dengan kehidupan sehari-hari akan lebih menarik, dan peserta didik pun akan semakin menyadari bahwa apa yang mereka pelajari bermanfaat dalam kehidupannya. Bahakn sekarang sumber belajar yang sangat pesat dan bisa diakses dari rumah adalah internet.

3. Penjaga gawang

Guru berperan menjadi penjaga gawang yang mampu membantu peserta didik untuk menyaring apa saja yang bisa dipelajari dan tidak. Era digital dan globalisasi ini mendukung segala sesuatu begitu mudah diakses oleh siapa saja. Guru harus mampu menjaga dan menyaring agar pengaruh atau budaya-budaya asing yang tidak sesuai tidak memengaruhi peserta didik. Gawang pendidikan jangan sampai kebobolan.

4. Fasilitator

Guru mampu menjadi fasilitator, bisa memfasilitasi peserta didik untuk berdiskusi, atau belajar sesuai dengan tujuan pembelajaran. Guru bisa bertukar pikiran dan memberi ruang pada peserta didik untuk melakukan eksplorasi kemampuan diri, berkomunikasi dan berkolaborasi dengan rekan lainnya.

5. Katalisator

Guru mampu mengidentifikasi, menggali, dan mengoptimalkan kemampuan peserta didik agar bisa berkembang dengan baik. Hakikatnya tidak ada peserta didik yang bodoh, semua memiliki kelebihan masing-masing dan berhak untuk berkembang.

Sebagai guru zaman now , sudahkah kita menjalankan peran dengan baik?

Dari berbagai sumber

#edisikoreksidiri#1juni2019

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

gawang gawang itu tampak nyata. OK bun

01 Jun
Balas

diulang jadi beda makna ya Pak..hehehe...Terima kasih dah singgah Pak Tanto...salam sehat dan sukses.. barakallah

01 Jun

Saya terkadang masih sering heran dengan teman-teman yang keukeuh dengan paradigma lama. Menganggap dirinya paling tahu, padahal dunia sudah jauh berubah. Mau tidak mau gurulah yang harus menyesuaikan. Mosok jaman gini mau berjuang mengandalkan bambu runcing.

01 Jun
Balas

Hehehe..nyari bambunya yang susah Pak.. Terima kasih sudah singgah. Salam sehat dan sukses Pak Agus.. Barakallah

01 Jun

Jazakillah khoir, tulisan yang sangat mengingatkan. Betul, Bu Guru. Tiap anak punya cerita yang berbeda, konon pula era yang berbeda. Guru pun harus dinamis, mengikuti perubahan. Semoga kita sukses menghantarkan anak-anak zaman now menuju era 4.0, menjadi generasi emas yang siap mengisi pembangunan bangsa. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Bu Lupi.

01 Jun
Balas

Sepakat Bunda Rai... semoga guru mampu menjalankan perannya dengan baik untuk menyiapkan generasi harapan bangsa. Salam sehat dan sukses Bund. Barakallah

01 Jun

Subhanallah, paparan yang amat mengingatkan. Sepertinya aku belum mampu jalani itu semua, karena gaptek nih Bunda Lupi, hihihi. Sukses selalu dan barakallahu fiik

01 Jun
Balas

Bunda Vivi tidak gaptek lho, nyatanya keren. Setiap guru memiliki cara tersendiri untuk menjalankan perannya Bund. Salam sehat dan sukses.. Barakallah Bund

01 Jun

Sungguh luar biasa peran seorang guru...Hidup guru..Semoga Allah selalu membimbing langkah kita dalam mendidik tunas bangsa...Salam bahagia Dik...Barakallah...

01 Jun
Balas

Hidup Guru..aku bangga jadi guru. Terima kasih Kak.. Salam sehat dan sukses.. Barakallah

01 Jun

Mengajar jaman dulu dgn sekarang memang beda ....guru memang harus mengikuti kemajuan to jg hrs menjadi penjaga gawang.....betul dik ....sukses semangat sll....

01 Jun
Balas

Penjaga gawang yang lihai agar tak kebobolan ya Mbak.. Makasih Mbak... Met berlibur, salam sehat dan sukses yaa....

01 Jun

Fasilitator dan Katalisator pelengkap KBM nih bu. Mantap. Sangat menginspirasi

01 Jun
Balas

Hehehe.. makasih Bu Indah..bisa ditambah mediator juga nih. Salam sehat dan sukses. Barakallah

01 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali