Marlupi

Hidup hanya sekali, harus berarti. Kau dilahirkan Ibumu menangis, sedang orang-orang di sekitarmu tertawa ria. Bersungguh-sungguhlah dalam menempa hidupmu, agar...

Selengkapnya
Belajar dari Audrey
detiknews

Belajar dari Audrey

Hati wanita dan ibu mana yang tak akan terluka. Perih tersayat , mendengar dan melihat berita di layar kaca dan media sosial. Kisah Audrey benar-benar menjadi potret buruk dunia pendidikan dan keluarga. Kegagalan sebuah proses pembelajaran, yang entah di mana salahnya. Mengapa remaja yang mestinya menjadi harapan justru melakukan hal yang jauh dari etika ketimuran? Gadis bak bunga yang harum mewangi dan indah merekah, mengapa menjadi begitu hitam dan berbahaya? Mudahnya tersulut emosi. Mungkin masih banyak lagi kata mengapa. Ke mana kita harus mencari jawabnya?

Kekerasan lagi-lagi dipilih menjadi solusi pemecahan para remaja yang tak panjang akal. Bertindak tanpa berpikir. Apa sebenarnya yang mereka cari? Kepuasan apa yang mereka dapatkan dengan menyakiti orang lain? Tak ada satu pun pembenaran untuk kekejaman yang mereka lakukan sesama perempuan. Mereka tak berpikir panjang. Hatinya telah tertutup jelaga yang begitu tebal hingga tak mampu membedakan mana yang benar dan pantas untuk dilakukan. Di saat mestinya belajar, menimba ilmu untuk bekal kehidupan mendatang yang lebih baik, justru mereka isi dengan hal yang tidak senonoh.

Kisah Audrey menyadarkan kita semua, betapa pentingnya arti perhatian dalam sebuah keluarga. Gadis yang masih belia ini menjadi korban pengeroyokan gadis-gadis lain. Miris sekali. Luka secara fisik mungkin akan terobati dalam waktu beberapa hari, tetapi luka psikis mungkinkah bisa terobati? Luka psikis bisa menjadi trauma tersendiri yang bisa jadi akan terus membekas selama hidupnya. Ketakutan dan ketakutan akan membayangi setiap langkahnya. Perhatian dan pendekatan yang ekstra sangat diperlukan untk menyembuhkan luka hati seorang Audrey. Terlebih ternyata gadis ini sebenarnya bukan target yang sebenarnya. Apa pun yang menjadi alasan pengeryokan, penganiayaan terhadap Audrey sungguh sangat tak terpuji. Jauh dari norma-norma yang berlaku di negeri ini.

Lebih menyakitkan lagi, ketika pelaku bagaikan bayi yang tak berdosa. Tertawa dan gembira diumbar dalam media sosial. Seakan apa yang mereka lakukan bukan kejahatan. Alih-alih malu, mereka justru melakukan aksi boomerang. Mengumpat di media sosial dengan kata-kata yang tak pantas. Semua sungguh sangat memprihatinkan.

Duhai para orang tua, mari belajar bersama. Lindungi buah hati kita dari perilaku dan pergaulan yang salah. Jangan bekali anak dengan materi dan fasilitas saja, tetapi perhatian dan kasih sayanglah yang utama. Mengontrol dan perlu mengenal siapa saja teman dari anak-anak kita sangat diperlukan. Kesibukan janganlah menjadi alasan, agar tak ada penyesalan di kemudian. Anak adalah harapan, jaga dan bina untuk menjadi generasi yang pantas dibanggakan.. Semoga tidak ada lagi kasus Audrey di negeri ini.

Semangat Audrey, doa kami bersamamu. Semoga mimpi burukmu segera berlalu Nak.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Ya Bunda, semoga kita memberi perhatian dan kasih sayang kepada anak kita, lebih lagi di zaman sekarang.

11 Apr
Balas

Benar Bunda..semoga anak-anak kita menjadi salih dan salihah ya Bund..barakallah

11 Apr

Aamiin

11 Apr
Balas

Aamiin...barakallah Bu Hati

11 Apr

Anak butuh keteladanan. Ini jadi pembelajaran buat kita para orang tua, guru, dan masyarakat. Orang tua membekali karakter yang kuat dari rumah, guru menumbuh kembangkannya, dan masyarakat menjadi pengawas akan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga Allah senantiasa melindungi dan meridhai kita semua. Aamiin ya robbal alaamiin. Salam sehat, bahagia dan sukses selalu, Bu Guru. Barakallah.

11 Apr
Balas

Tepat sekali Bunda.. Saatnya orang tua , masyarakat dan sekolah berperan maksimal sesuai dengan tempatnya. Semoga kasus Audrey tak terulang lagi. Terima kasih Bunda Rai, salam sehat dan sukses. Barakallah

11 Apr

Benar bunda, jangan sampai perhatian terlewati ciptakan kesengsaraan. Sukses selalu dan barakallah fiik

11 Apr
Balas

Iya Bund..semoga tak ada lagi "Audrey-audrey " yang lain. Terima kasih..Barakallah ya Bund

11 Apr

Ya Allah.....Sebuah catatan buat para orang tua...Salam sehat dan sukses selalu Dik Upik...

11 Apr
Balas

Iya Kak..terima kasih..sehat selalu juga yaa..barakallah

11 Apr

Curhan hati setiap ibu yang diwakili oleh Ibu Marlupi. Terima kasih, sangat menyentuh artikelnya.

11 Apr
Balas

Terima kasih apresiasinya Pak..salam sehat dan sukses..Barakallah

11 Apr

Sungguh sangat mengerikan. Tanggung jawab yg berat utk para orang tua dlm mendidik dan mendampingi anaknya di era milenial dengan permasalahan yang kompleks.semangat Bu Upik

11 Apr
Balas

Benar sekali Bu..era milenial adalah tantangan yang luar biasa... Salam sehat dan sukses ..Barakallah

11 Apr

Pendidikan di keluarga memang yg utama ......sukses dik Upik

11 Apr
Balas

Benar Mbak..keluarga harus memberikan pondasi yang kuat..semangat sehat dan sukses..Barakallah

11 Apr

Aamiin ....budaya malu memang harus ditanamkan

11 Apr
Balas

Sepakat Mbak Titik...semangat pagi, sehat dan sukses. Barakallah ya..

11 Apr

Anak adalah amanah, mungkin kelalaian orang tua dalam memberi teladan membuat anak mencari model lain di luar rumah, sayangnya model yang ia pilih salah. tulisan yang menyentuh

11 Apr
Balas

Sepakat Bapak...orang tua harus bisa menjadi mpdel yang tepat. Keteladanan untuk buah hati tercinta. Terima kasih Pak sudah singgah..barakallah

11 Apr

Mari tanamkan dan biasakan kelembutan di keluarga, agar anak-anak kita terhindar dari sifat beringas...

11 Apr
Balas

Sepakat Bund...kelembutan akan membentuk mereka.menjadi lembut juga..salam literasi..barakallah

11 Apr

Tulisan inspiratip.... derita audrey adalah derita kita, derita dunia edukasi...

12 Apr
Balas

Terima kasih apresiasinya Pak...salam literasi..sehat dan sukses...barakallah

13 Apr

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali