Marlupi

Hidup hanya sekali, harus berarti. Kau dilahirkan Ibumu menangis, sedang orang-orang di sekitarmu tertawa ria. Bersungguh-sungguhlah dalam menempa hidupmu, agar...

Selengkapnya
Catatan Hari Kedua UNBK

Catatan Hari Kedua UNBK

Selasa, 23 April 2019. UNBK hari kedua adalah matematika. Dari pukul 06.20 para siswa sudah berdatangan di sekolah. Bagi sebagian siswa mata ujian ini memang tidak menakutkan, tetapi bagi yang tidak suka hitungan, matematika menjadi momok tersendiri. Tampak siswa yang memiliki kemampuan lebih dikerumuni teman-temannya. Mereka heboh berdiskusi tentang berbagai soal yang mungkin saja keluar. Tak ketinggalan para pengawas dari sekolah lain pun sudah datang dan transit di ruang sekretariat ujian. Sementara para teknisi dan proktor mempersiapkan komputer.

Pukul 06.30 status server masih standby. Kami masih tenang, karena memang belum ada pukul 07.00. Namun ternyata sampai pukul 07.15 status server masih sama, bahkan pada pukul 07.30 malah offline. Tidak boleh panik dan tetap rileks, kami para protek ( proktor dan teknisi ) saling menyemangati. Berbagai cara dicoba mulai dari log out submit lagi berulang-ulang. Rupanya tak hanya sekolah kami, sekolah lain pun demikian. Anak-anak pun kami minta untuk tetap tenang dan berdoa. Alhamdulillah pukul 07.50 server aktif. Tak lama kemudian token pun dirilis. Para siswa pun segera log ini dengan username masing-masing dan mulai mengerjakan soal matematika.

Satu jam mereka tampak begitu serius , menatap layar kaca, terkadang sibuk menghitung. Ada yang berseri klik jawaban. Ada yang mengernyitkan dahi karena angka tak dijumpai. Matematika mempunyai magnet tersendiri. Terbius dalam soal-soal, hingga tak terasa waktu terus berjalan. Tiga puluh menit waktu yang tersisa, namun masih banyak warna putih pada kolom jawaban. Hitam belang-belang. Keraguan tampak dalam warna kuning yang terpampang. Semangat anak-anak, matematika adalah ilmu pasti. Jawaban mutlak tanpa alibi. Ruangan yang adem pun mendadak terasa semakin panas. Terlebih ketika banyak jawaban tak ditemukan. Panik dan gundah melanda. Apalagi yang bisa diupayakan, selain berharap pada keajaiban. Cap cip cup...Oh No! Ini matematika gaess.

Tiba-tiba pet...

“Astaghfirullah,”

Apa yang kami takutkan terjadi. Listrik mati. Anak-anak menjadi gaduh. Kami, proktor dan pengawas segera menenangkan para siswa.

“Tetap tenang, tidak ada jawaban yang hilang. Sekarang berdoa mudah-mudahan segera menyala kembali,”

Anak-anak kembali tenang. Kami pun mengecek jaringan listrik, ternyata ada perbaikan. Sambil menyiapkan genset yang ada, beberapa tim segera meluncur menuju PLN. Alhamdulillah setelah laporan dan koordinasi dengan PLN, genset tidak jadi dinyalakan dan listrik kembali menyala. Proses kembali mulai dari awal. Peserta pun terpaksa harus direset login agar bisa masuk kembali. Para siswa pun akhirnya login dan melanjutkan penyelesaian soal dengan segera.

Tetap semangat Anak-anakku! Sabar ya ..Ini ujian.

Hari ini sungguh luar biasa. Dari server standby , hingga listrik mati. Semoga besok hari ketiga diberi kemudahan dan kelancaran.

Piyungan,23042019

#edisimroktorharikedua#matlis#

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Semoga hari berikutnya lancar ya Bunda

23 Apr
Balas

Aamiin...makasih doanya Bunda Syofnj..barakallah Bun

23 Apr

Subhanallah, perjuangan UNBK yang luar biasa Bund. Sukses selalu dan barakallahu fiik

23 Apr
Balas

Terima kasih Bunda Vivi..semoga hati - hari selanjutnya lancar jaya ya...barakallah Bund

24 Apr

Pengen nangis rasanya Bun.....hari ini juga ada siswaku yg tdk bisa masuk sekolah. Owh ....rasanya

23 Apr
Balas

Rasanya panik, dan nano-nano tapi harus tetap tenang di hadapan siswa..semoga besok lancar ya..siswa Mbak Ifa yang sakit segera sembuh, dan mendapatkan hasil maksimal...barakallah Mbak

23 Apr

matematika memang mematikan. tulisan yang indah.

23 Apr
Balas

Terima kasih Pak Sabar...salam sehat dan sukses..Batakallah

24 Apr

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali