Marlupi

Hidup hanya sekali, harus berarti. Kau dilahirkan Ibumu menangis, sedang orang-orang di sekitarmu tertawa ria. Bersungguh-sungguhlah dalam menempa hidupmu, agar...

Selengkapnya

Ke Pasar Pon Yuk...

Pasar Pon, demikian nama salah satu pasar tradisional yang ada di kampungku. Dinamai Pon karena memang bukanya setiap hari Pon sebagaimana hitungan pasaran orang Jawa. Pasaran hari ada lima yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon. Memang bukan nama hari seperti biasanya, tetapi mudah diingat karena siklusnya tiap lima hari sekali. Ada juga yang menyebutnya Pasar Gendhol atau Pasar Dul Kuburan karena memang letaknya di sebelah selatan makam.

Pasar ini menjadi salah satu yang dirindukan kalau sedang mudik. Di sini tersedia aneka jajanan tradisional. Ada gethuk, gathot, thiwul, dan lain-lain. Nasi urap, nasi pecel, nasi gudangan, pokoknya komplit plit. Jamu juga ada, beras kencur, kunyit asam dan masih banyak lagi.

Kalau mau ke Pasar Pon tidak boleh siang-siang. Habis subuh para penjual dan pembeli sudah berdatangan. Siang sedikit saja bakal tak kebagian. Seperti pagi ini, kusempatkan ke pasar dengan Ibu dan anak-anak. Jam 06.00 berangkat, dan hasilnya hampir semua jajanan sudah laku. Yaaah....kurang pagi sedikit. Pasar ini memang termasuk pasar singkat. Siang sedikit saja sudah bubar.

Makanan khas yang paling kusuka cukup sederhana. Jenang cendol jangan ditambah dawet lhooo... Meskipun bisa membuatnya sendiri, tetapi rasanya tetap jauh berbeda. Tidak ada duanya. Alhamdulillah meski sedikit tadi masih kebagian. Lumayan untuk obat kangen makanan kesukaan waktu kecil, eh sampai sekarang masih suka.

Setelah berbelanja secukupnya kami pun segera pulang. Agenda hari ini masih padat merayap. Bergegas menuju dapur untuk segera mengeksekusi hasil belanja di Pasar Pon.

Selamat pagi, selamat bernostalgia di kampung halaman masing-masing. Apa nama pasar tradisional di tempat Anda?

#edisimudikasyik#

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Pasarnya Mas wanto Bun. Sar Pon dadi nama grub sekolah. Mampir Kampus Karangnongko bu. OK..

07 Jun
Balas

Yang punya toko depan pasar itu ya Pak.. Terima kasih, kapan -kapan njih..

07 Jun

Ya saya sukai nasi gudangan, Bu Lupi. Jadi teringat saat kuliah di Jogja dulu.

07 Jun
Balas

Seger nggih Pak..kula nggih remen.. Matur nuwun Pak

07 Jun

Paling asyik adalah berburu penganan klasik di pasar tradisional, sambil mengenang masa kecil tentunya. Selamat berburu Bun, jangan lupa kirim sampelnya ke Magelang.

07 Jun
Balas

Hehehe...bener Pak..kayainya kembali muda.. Takut basi nih kalo dilempar ke Magelang.. Sehat dan sukses selalu Pak.. Barakallah

07 Jun

Bunda Lupi mudik kemana sih?

07 Jun

Deket Pak...ke Wonosari...hehehee...

07 Jun

Bunda Marlupi di saya mah tidak ada tuh jenis pasar seperti itu. Kalau pasar ikan banyak. Ada juga di jakarta namanya pasar senen atau pasar subuh. Yang dijual aneka macam kue ringan. Wah coba ada di daerah saya bunda. Tulisan yang sangat informatif tentang pasar. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

07 Jun
Balas

Hiks...hiks...hiks..., karena saya lahir di kota Medan, tak ada pasar seperti itu. Pengeeennnnnn....., mauuuuuuu. Apalagi saya maniak banget sama jajanan tradisional. Selamat bernostalgia, Bu Guru. Semoga idul fitri kali ini penuh makna. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Bu Lupi.

07 Jun
Balas

Iya Bunda...di sini macem-macem. Ada Pasar Legi, Pasar Pahing...Terima kasih doanya Bund...barakallah

07 Jun

Mau dong diajak ke pasar Pon Bunda Lupi. Sukses selalu dan barakallahu fiik

07 Jun
Balas

Sini Bubda Vivi...kalau pas Pon saya ajak ke pasar..salam sehat dan sukses.. Barakallah

07 Jun

Senangnya ke pasar tradisional berburu kuliner jajan pasar, duh jadi pingin ikut bunda Lupi nih. Barakallahu fiik, sehat selalu bun.

07 Jun
Balas

Iya Bunda Rita..sambik mengenang masa kecil, ngekor Emak belanja. Salam sehat dan sukses.. Barakallah Bund..

07 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali