Marlupi

Hidup hanya sekali, harus berarti...

Selengkapnya
Pilar-pilar Peningkatan Prestasi Siswa

Pilar-pilar Peningkatan Prestasi Siswa

Tidak dipungkiri bahwa prestasi siswa di bidang akademik selama ini tetap menjadi tolak ukur keberhasilan pendidikan yang dilakukan oleh guru. Sekolah yang memiliki output dengan nilai akademis tinggi dianggap sebagai sekolah yang berhasil ataupun sekolah favorit. Padahal semestinya tidak hanya nilai akademis saja yang harus diperhatikan.

Nilai output yang dijadikan acuan adalah nilai Ujian Nasional. Terlebih bagi siswa SMP , biasanya nilai ini akan digunakan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Bila memiliki nilai ujian tinggi, maka dia akan lebih leluasa dalam memilih sekolah tingkat di atasnya, meskipun menggunakan system zonasi.

Bapak Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dalam pembukaan kegiatan peningkatan kompetensi guru mapel IPA ,pada tanggal 19 September 2018 menyampaikan, bahwa ada tiga pilar yang utama dalam peningkatan prestasi siswa. Tiga pilar tersebut antara lain :

1. Pendampingan belajar oleh orang tua

Guru adalah orang tua anak ketika di sekolah, tetapi ketika di rumah mestinya orang tua tetap menjalankan perannya, yaitu mendampingi anak-anak dalam belajar. Dengan demikian sesungguhnya rumah adalah madrasah atau sekolah yang pertama dan utama bagi anak. Di sinilah pentingnya komunikasi antara sekolah dan orang tua, agar anak benar-benar mendapatkan haknya untuk belajar. Banyak kita jumpai di rumah ,anak sudah tak mendapatkan pendampingan, karena orang tua yang tak mau tahu, atau tidak punya waktu untuk anak-anaknya. Hal ini tentu saja sangat mempengaruhi prestasi anak. Prestasi anak tidak sepenuhnya diserahkan kepada gurunya, tetapi orang tua harus turut bertanggung jawab dalam bentuk memberikan pendampingan dengan penuh kasih sayang.

2. Peningkatan Kompetensi guru

Secara legal dan formal kompetensi guru sudah memadai untuk menjadi seorang pendidik, namun seiring perkembangan zaman, guru harus selalu mengupgrade kompetensi yang ada.

3. Pendampingan terhadap 50 % siswa yang memiliki kemampuan rendah

Tidak semua anak terlahir dengan kompetensi yang sama, untuk itu di sekolah guru harus memperhatikan siswanya apalagi yang memiliki kemmapuan di bawah rata-rata. Untuk siswa khusus ini guru atau sekolah harus memberikan pendampingan khusus, sehingga mereka bisa bergerak dan belajar untuk menjadi lebih baik dan tidak ketinggalan dengan teman-temannya.

Selamat berkarya, semoga kita mampu menjalankan tugas kita, mengantar anak-anak bangsa meraih cita-citanya…aamiin…

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Mantaps sejatinya ketika tiga pilar dilaksanakan, mampu menggapai cita

30 Sep
Balas

Aamiin....semoga Bunda...salam

30 Sep

Mantap Bu. 3 Pilar pendidikan memang seharusnya dijalankan dan bersinergi.

30 Sep
Balas

Seandainya sinergi itu berjalan dgn baik, pasti jalan menuju cita akan lebih mudah...semoga...makasih Bapak

30 Sep

No tiga sangat urgen

13 Oct
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali