Marlupi

Hidup hanya sekali, harus berarti...

Selengkapnya
Quality Time

Quality Time

Memang hidup adalah pilihan, dan ketika berkarier menjadi sebuah pilihan maka pasti butuh konsekuensi dan konsistensi. Diantaranya adalah membagi waktu antara karier dan keluarga. Hal ini tentu menjadi problematika tersendiri, terutama pada seorang Ibu atau seorang wanita. Seorang Ibu yang bekerja harus pandai-pandai membagi waktunya, agar tidak ada yang terdzalimi. Keluarga mendapatkan haknya dan amanah di luarpun dapat diembannya dengan baik. Tentu ini bukan hal yang mudah bagi seorang Ibu, terlebih ketika anak-anak masih kecil.

Inilah yang kemudian kita kenal dengan istilah “quality time “ . Bagaimana kita menjaga kualitas pertemuan kita dengan anak-anak, menjadi hal yang sangat penting karena secara kuantitas waktu kita terbagi. Kita bisa memilih waktu-waktu yang efektif dan berkualitas. Misal sore hari sepulang sekolah dan sepulang “ ngantor” . Kita bisa jadikan shalat berjamaah, makan malam sebagai waktu yang istimewa. Terlebih dengan obrolan sekolah mereka, mendengarkan cerita mereka, akan menjadi hal yang sangat menyenangkan bagi anak-anak. Jangan lewatkan masa tumbuh kembang mereka , karena setiap tahapan pertumbuhan dan perkembangan selalu ada yang istimewa dan tak kan terulang. Selain waktu petang/malam, kita juga bisa gunakan waktu pagi sebelum kita berangkat. Sarapan bersama akan membuat anak lebih giat dan fokus menjalani kegiatannya hari itu. Di sekolah dia akan konsentrasi dan tidak akan membuat ulah. Merka yang cukup perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya tidak akan mencari perhatian ataupun pelarian di tempat lain. Insyaallah...

Kapan waktu selanjutnya?

@puisi

Sehari dua puluh empat jam

Terasa masih kurang

Kerja kerja dan kerja

Satu belum usai

Yang lain datang, begitu seterusnya

Hingga rumah hanya jadi persinggahan

Petang menjelang

Anak-anak menunggu dengan riang

Namun ayah bunda tak kunjung pulang

Ngantukpun datang menyerang

Akhirnya terpejam kelelahan

Malam.sudah larut

Ketika ayah bunda datang

Sunyi dan senyap

Badan bagai tak bertulang

Tinggal sisa - sisa kelelahan

Pagi menyapa

Kembali ke rutinitas

Anak-anak sekolah

Ayah bundapun kembali kerja

Apa yang kau cari Ayah?

Apa yang kau cari Bunda?

Bukankah kau sering katakan,

" Demi anak-anak "

Apa artinya bila mereka jarang kau sapa?

Apa artinya bila mereka jarang kau sayang?

Ayolah ayah bunda..

Jangan biarkan mereka tumbuh di padang gersang

Jika kuantitas tak mampu kau lakukan

Maka tingkatkan kualitas

Kehadiranmu sungguh dirindukan

Banguntapan,01112018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Subhanallah, puisi luar biasa, bu guru. Sangat setuju untuk QUALITY TIME agar hubungan didalam keluarga memiliki kualitas. Jazakillah khoir untuk artikel sarat kualitas ini. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, bu guru sayanntiiiqqqq.

01 Nov
Balas

Makasih Bunda Rai yang slalu memotivasi dan menginspirasi..... Semoga keberkahan senantiasa sehat n sukses

01 Nov

Setuju sekali bund, bukan banyaknya pertemuan, tp kwalitasnya. Sukses selalu dan barakallah

01 Nov
Balas

Makasih Bunda Siti yang baik hati....sukses slalu untuk Bunda...

01 Nov

Hiks..hiks..saya jadi terharu Bunda...semoga kit.selalu menjadi orang tua yang perhatian dengan anak-anak...

01 Nov
Balas

Aamiin....semoga Bund...konsekuensi dari sebuah pilihan..

01 Nov

Anak ya anak selalu pengin terlihat istimewa dihadapan kedua orang tuanya tapi kok yo sibuk wae emak sama bapak e.mksh bu, quality timenya.

01 Nov
Balas

Iya ya Bund...tetap semangat...semoga pertemuan kita berkualitas

01 Nov

Setujuh mbk, walo sedikit tapi bermakna buat anggota keluarga.

01 Nov
Balas

Yuuups.....makasih Mbakyuuu....mana tulisan hari ini? Semangat pagiiii......sehat n sukses

01 Nov

setuju sekali bunda..

06 Nov
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali