Marlupi

Hidup hanya sekali, harus berarti. Kau dilahirkan Ibumu menangis, sedang orang-orang di sekitarmu tertawa ria. Bersungguh-sungguhlah dalam menempa hidupmu, agar...

Selengkapnya

Setelah Dia Pergi

Dada terasa begitu sesak

Membuncah rasa yang kian membesar

Hingga aku pun duduk terdiam

Tersedu dalam penyesalan

Kehadiranmu tak kuhiraukan

Malam-malammu pun kulewatkan

Ingarnya dunia memalingkanku

Indahnya dunia menutupi pandanganku

Hingga lalai dan sombong menemaniku

Kini tersedu aku dalam penyesalan

Yang selalu datang belakangan

Menghantui perasaan

Mengapa aku tak berubah?

Sedikit keberanian untuk berharap

Tahun depan kita kembali dipertemukan

Akan kutebus semua kesalahan

Agar tiada penyesalan

Ramadan telah pergi meninggalkan kita. Waktunya untuk melakukan refleksi atas semua yang telah dilakukan. Masihkah kita seperti ketika berada di bulan kemarin? Meningkat atau justru menurun? Memasuki bulan Syawal yang konon mestinya kita mengalami peningkatan, bukan sebaliknya. Hasil belajar selama bulan Ramadan dipertahankan dan ditingkatkan di bulan-bulan lainnya.

Tiga puluh hari bukanlah waktu yang lama. Terkadang dunia begitu melenakan hingga tak maksimal menyambut bulan yang penuh berkah. Tak terasa Ramadan pun berlalu sia-sia. Padahal sungguh begitu banyak yang Ramadan tawarkan. Ampunan, pahala yang luar biasa. Ah....

Andai diulang lagi...Begitulah ..penyesalan selalu datang di belakang. Semoga tahun depan kita masih diizinkan untuk.bertemu dan memperbaiki semua. Semoga...

#penyesalan#

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Datang Pergi jadi perhatian. Ada muatan edukasi. OK Bun

09 Jun
Balas

Dan setiap yang datang suatu saat pasti akan pergi ya Pak..barakallah

09 Jun

Semoga ada peningkatan atas keimanan dan ketakwaan kita kepada-Nya, Bu Lupi.

09 Jun
Balas

Aamiin..semoga demikian Pak..Matur nuwun

09 Jun

Istiqomah menjadi kata kunci yang harus kita pegang erat.

09 Jun
Balas

Sepakat PAK..meskipun itu berat. Barakallah

09 Jun

Semoga kita bisa bertemu dengannya di tahun mendatang. Ramadhan nan penuh keberkahan. Aamiin ya robbal alaamiin. Salam sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah, Bu Guru.

09 Jun
Balas

Aamiin...semoga demikian Bunda Rai..barakallah Bun

09 Jun

Subhanallah, tulisan yang mengingatkan. Sukses selalu dan barakallahu fiik

09 Jun
Balas

Aamiin semoga ya bun. Setiap yang datang pasti pergi, setiap yang hilang belum tentu kembali. Hanya berusaha yang terbaik yang bisa dijalani sambil mengharap ridha Illahi. Terimakasih pengingatnya bunda Lupi, barakallahu fiik.

09 Jun
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali