Marlupi

Hidup hanya sekali, harus berarti. Kau dilahirkan Ibumu menangis, sedang orang-orang di sekitarmu tertawa ria. Bersungguh-sungguhlah dalam menempa hidupmu, agar...

Selengkapnya
Yu Prapti Terkena Zonasi
tribunews

Yu Prapti Terkena Zonasi

Bukan emak-emak namanya kalau tiap kali berkumpul tidak heboh. Apa saja bisa menjadi topik obrolan yang serius dan ngangeni. Dari menu masakan, fashion, produk kosmetik, perawatan, semuanya diobrolkan. Ramai dan heboh. Saat ini pun demikian. Yu Prapti tampak penuh emosi, meluapkan perasaannya di pertemuan sore itu.

Mendhing ngga usah belajar. Nilai bagus koq malah tak dapat sekolahan,” ujarnya dengan nada tinggi.

“Gimana maksudnya Yu? Koq bisa?” tanya Yu Karti yang kebingungan.

“Gara-gara zonasi Yu, kacau semuanya,” jawab Yu Prapti masih emosi.

“Zonasi apa Yu? Aku juga belum paham?” timpal Yu Narni.

“Ceritanya anakku mau masuk SMP tahun ini, nilainya lumayan lah, rata-rata tujuh. Tapi karena sistemnya zonasi terancam tak dapat sekolahan Yu. Diutamakan yang rumahnya dekat dengan sekolahan. Terus apa gunanya belajar rajin dan mendapat nilai yang tinggi kalau tidak dapat sekolahan coba?” jawab Yu Prapti cemberut.

“Sabar Yu, jangan termakan berita dulu, lebih baik pastikan dulu ke sekolah yang dituju,” kata Yu Jum.

“Tapi ini sudah kebijakan menteri lho Yu, Apa tak sama tiap daerah?” Yu Prapti mengernyitkan dahi.

“Memang sudah kebijakan pusat untuk sistem zonasi, tetapi tiap daerah mempunyai kebijakan lokal Yu. Misalnya saja daerah kita. Pendaftaran peserta didik baru melalui berbagai jalur. Ada jalur zonasi lingkungan. Anak-anak yang berada di daerah radius 500 m bisa masuk lewat jalur zonasi lingkungan. Kasihan kan Yu, kalau rumahnya dekat dengan sekolahan, tetapi malah sekolah di tempat yang jauh? Selain itu ada lagi jalur zonasi reguler. Nanti tiap anak bisa mendaftar lewat jalur reguler. Yang berada dalam satu wilayah zona mendapat prioritas dengan tambahan poin. Anak yang berasal dari beda kabupaten, juga boleh mendaftar, tetapi tidak mendapat tambahan poin. Calon peserta didik yang dari luar zona harus memiliki nilai yang tinggi agar dapat bersaing dengan calon peserta didik yang berasal dari dalam zona,” Jelas Yu Jum.

“O...begitu to Yu. Senang ya Yu, yang rumahnya dekat dengan sekolah,” jawab Yu Prapti.

“Ya, sudah rezeki mereka Yu. Masih SMP kalau harus jauh-jauh kan kasihan. Transportasinya juga susah,”

“Tapi maunya di sekolah yang favorit Yu, pendidikannya bagus, gurunya juga oke,”

“Semua sekolah sama Yu, kurikulumnya juga sama. Saya pikir sekolah di mana-mana sama. Selama belajar bersungguh-sungguh pasti hasilnya juga sama. Kalau dekat kita juga lebih tenang, tidak kemrungsung” kilah Yu Jum.

“Iya ya Yu..susah juga kalau sekolahnya jauh,”

“Setiap kebijakan pasti menimbulkan pro dan kontra, tetapi tak perlu kita sikapi berlebihan Yu. Semua pasti yang terbaik. Kita harus tetap membimbing anak-anak kita, di mana pun mereka menempuh pendidikan formal. Kita tak bisa lepas tangan begitu saja,” tambah Yu Jum.

#zonasiohzonasi#

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

zo nasi... emak-emak emang heboh. BUn

18 Jun
Balas

Iya Pak..begitulah...gimana Mak di tempat njenengan Pak? Barakallah

19 Jun

Hhh... Kalau emak-emak juga sudah membahas PPDB, tentu bakal ramai. Hidup emak-emak!

18 Jun
Balas

Begitulah Pak...Para mak yang resah dengan kelanjutan studi putra putrinya. Terima kasih Pak

19 Jun

Nah ini saatnya emak-emak unjuk suara. Asyik!

18 Jun
Balas

Hehhee...seperti kemarin ya Pak..Maknya banyak jadi heboh.. Barakallah Pqk Agus

19 Jun

Hehhee...seperti kemarin ya Pak..Maknya banyak jadi heboh.. Barakallah Pqk Agus

19 Jun

sistem zonasi? di madrasah alhamdulillah belum. Horeee Yu Prapti ke Tangerang, Banten saja pilih madrasah

18 Jun
Balas

Begitu ya Pak?Ini SMP,SMA memakai sistem zonasi, tapi tentu saja sudah sipadu dengan kebijakan daerah. Terima kasih Pak Mulya..barakallah

19 Jun

Emak-emak pasti rempong. Karena emak-emak yang selalu berhubungan langsung dengan sekolah anaknya. Dari mulai nyiapin bekal, ngerjain PR , sampai ngojek...hehehe. Yu Prapti dkk, harus ikut peraturan. Begitulah, tiap kebijakan pasti ada plus dan minusnya. Barakallah....Bu Lupi.

18 Jun
Balas

Yepat Bunda, karena mak adalah manajer keluarga. Terima kasih Bunda Rai..sehat dan sukses selalu..barakallah

19 Jun

Wah, ramai juga sistem zonasi yah, hehehe. Sukses selalu dan barakallahu fiik

18 Jun
Balas

Benar Bund .gimana di daerah Bunda? Eh Madrasah belum ya..salam sehat dan sukses..barakallah Bund

19 Jun

Ya sudah ..Yu Prapti ikuti dulu kebijakan yang sekarang...Semoga semuanya baik2 saja...Salam buat Yu Jum cs ya....Barakallah Dik Upik...

18 Jun
Balas

Ya Kakak...makasih ya sudah mampir..salam sehat dan sukses selalu.. Barakallah Kak

19 Jun

Obrolan emak-emak memang seru. Salam sama Yu Prapti. Barakallah Ibu Marlupi

18 Jun
Balas

Betul Abah.. Terima kasih sudah singgah.. Barakallah

19 Jun

Betul Abah.. Terima kasih sudah singgah.. Barakallah

19 Jun

Mbaakk, maaf baru mampir ke sini. Melayani pertanyaan emak emak soal zonasi itu ternyata memerlukan kecerdasan emosi luar biasa. Sae Mbak, tulisannya mewakili gulana yg sampai ke telinga saya.

20 Jun
Balas

Mbaakk, maaf baru mampir ke sini. Melayani pertanyaan emak emak soal zonasi itu ternyata memerlukan kecerdasan emosi luar biasa. Sae Mbak, tulisannya mewakili gulana yg sampai ke telinga saya.

20 Jun
Balas

Betuuul...terlebih posisi kita sebagai guru mesti banyak ditanyain kan? sehat dan sukses selalu Mbak Dewi.. barakallah..

20 Jun

Alhamdulillah di madrasah belum ada sistem zonasi. Jadi enjoy aja anak-anak di rumah n anak di sekolah. Mantap tulisan nya bunda. Sukses selalu yaa

18 Jun
Balas

Begitu ya Bund..semoga kebijakan yang trpat ya Bund..sehat selalu.. Barakallah

19 Jun

Kita ikuti sj kebijakan pemerintah tentu ada pro dan kontra yg terpenting semua elemen : pendidik, orang tua, lingkungan , sanpras serta pemerintah saling berkesinambungan insyaallah akan mncetak sdm yg berkualitas. Setuju ???

18 Jun
Balas

Setujuuu Bunda Lies..analisa yang tepat. Semoga kebijakan yang membawa pada kebaikan. Barakallah Bund

19 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali